Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metro

Warga Sambut Rencana Pembenahan TPAS Karangrejo, Harap Kompensasi dan Layanan Kesehatan Ditingkatkan

41
×

Warga Sambut Rencana Pembenahan TPAS Karangrejo, Harap Kompensasi dan Layanan Kesehatan Ditingkatkan

Sebarkan artikel ini

Sigap86.id | METRO – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Metro untuk membenahi pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Karangrejo di Kecamatan Metro Utara mendapat sambutan positif dari warga sekitar. Harapan besar pun muncul agar pembenahan tersebut turut diiringi dengan peningkatan perhatian terhadap masyarakat yang terdampak langsung.

Selama ini, warga menilai perhatian pemerintah terhadap lingkungan sekitar TPAS masih belum optimal, terutama dalam hal kompensasi dan layanan kesehatan. Kondisi lingkungan yang kerap dipenuhi bau menyengat serta serbuan lalat menjadi keluhan utama yang dirasakan sehari-hari.

Example 300x600

Salah satu warga, Legiyem, mengungkapkan bahwa bantuan terakhir yang diterima masyarakat sekitar berupa dana kompensasi sebesar Rp300 ribu pada tahun 2022 lalu. Sejak saat itu, menurutnya belum ada lagi bentuk bantuan serupa yang diberikan.

“Alhamdulillah kalau nanti ada perhatian lagi dari pemerintah untuk warga sini. Karena terakhir bantuan yang diberikan ya Rp300 ribu itu, setelah itu tidak ada lagi,” ujarnya saat diwawancarai, Jumat (17/7).

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya perhatian di sektor kesehatan. Menurutnya, hingga kini belum ada pemeriksaan kesehatan rutin dari pihak Puskesmas yang menjangkau seluruh warga, padahal dampak lingkungan dari TPAS cukup dirasakan.

“Kami berharap ada perhatian di bidang kesehatan. Soalnya bau dan lalat sering masuk ke rumah, tapi belum ada pemeriksaan kesehatan khusus untuk warga sini,” tambahnya.

Hal senada disampaikan warga lainnya, Tasrif. Ia berharap pemerintah dapat kembali menyalurkan kompensasi serta memberikan bantuan lain yang dapat meringankan beban masyarakat.

“Kompensasi sudah lama tidak ada. Kami berharap ada lagi bantuan, pemeriksaan kesehatan, atau perhatian lainnya dari pemerintah,” katanya.

Sementara itu, Ketua RT 33 RW 09 Kelurahan Karangrejo, Suyatno, membenarkan bahwa sebagian besar keluhan warga berkaitan dengan minimnya perhatian dari pemerintah, khususnya bagi mereka yang tinggal di sekitar TPAS.

“Keluhan warga memang banyak soal itu. Perhatian dari Pemkot baru beberapa kali saja diberikan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihak Puskesmas Karangrejo sebenarnya telah melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala setiap tiga bulan sekali, serta menyalurkan bantuan vitamin. Namun, program tersebut dinilai belum menjangkau seluruh warga yang terdampak.

“Belum semua warga menerima bantuan vitamin. Jadi kalau ke depan Pemkot Metro lebih memperhatikan warga, tentu kami sangat menyambut baik,” tandasnya.

Example 120x600
https://sigap86.id/dpc-kwri-kota-metro/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *