Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Lampung Timur

SMSI Lamtim Minta Evaluasi: Pembangunan P3-TGAI Pasir Sakti Diduga Asal Jadi dan Langgar Aturan

48
×

SMSI Lamtim Minta Evaluasi: Pembangunan P3-TGAI Pasir Sakti Diduga Asal Jadi dan Langgar Aturan

Sebarkan artikel ini

Sigap86.id | Lampung Timur- Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) tahun anggaran 2026 di Desa Mulyosari Kecamatan Pasir Sakti Lampung Timur pembangunannya diduga kurang semen atau kualitasnya kurang baik, Sabtu (19/09/2026).

Pasalnya di lokasi kegiatan pembangunan yang sudah dipasang ada beberapa paving blok di saluran itu pecah/ patah, baik dilantai maupun di dinding saluran air akan tetapi masih dipaksakan untuk dipasang. Ada dugaan pada saat pencetakan paving blok kualitasnya kurang baik dan diduga semen dikurangin.

Example 300x600

Kegiatan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) ini bersumber dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2026, sudah dikerjakan oleh pihak Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Desa Mulyosari secara swakelola.

Akan tetapi progres pembangunan untuk kualitasnya kurang maksimal atau kurang bagus dikarenakan ada beberapa paving blok pecah / patah dipaksakan untuk dipasang yang diduga saat pencetakan paving blok kurang semen.

 

Ketua P3A Desa Mulyosari Marmo saat di konfirmasi tentang capaian realisasi program bantuan P3-TGAI yang dikerjakan olehnya selaku pengurus P3A, selalu tidak pernah mau menemui baik dipekerjakan maupun dirumahnya selalu tidak ada.

Saat ditelepon maupun di WhatsApp terkait adanya pembangunan P3-TGAI untuk saluran air yang sudah dipasang dan ada beberapa paving blok di lantai maupun dinding saluran pecah atau patah yang dengan sengaja dipaksakan untuk di pasang. Saat di konfirmasi terkait itu juga tidak perna menjawab.

Padahal di progres pembangunan capaian realisasi bantuan P3-TGAI yang sudah dikerjakan untuk membangun saluran air itu ada beberapa paving block yang patah dan peca dipaksa untuk dipasang baik itu di lantai bawah maupun di dinding saluran air tersebut.

Ada dugaan dalam progres pencetakan paving block diperkirakan semennya kurang hingga mengakibatkan paving block saat dipasang di saluran air sebagian pecah. Ini menjadi progres pembangunan P3-TGAI kualitasnya kurang baik dan maksimal.

Dimohon dinas – dinas terkait atau bidang pengawasan terkait progres pembangunan capaian realisasi program bantuan P3-TGAI yang sumbernya dari aspirasi APBN 2026 dan sudah dikerjakan untuk membangun saluran air itu agar ditinjau atau dicek ulang.

Dikenakan ada beberapa paving blok yang pecah atau patah dengan sengaja dipaksakan dipasang. Diduga kualitasnya kurang bagus dan dimohon agar diganti supaya progres pembangunan tersebut bisa awet dan bisa dirasakan untuk petani dalam jangka lama sebagai program swasembada pangan presiden Prabowo.

Sementara ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Lampung Timur Eko Wahyuntoro juga memberikan penegasan terkait pelaksanaan pembangunan irigasi Program P3-TGAI yang ada di wilayah Kecamatan Desa Mulyasari Kecamatan Pasir Sakti agar dikerjakan sesuai kualitasnya yang bagus.

Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3A-TGAI) memiliki aturan yang sangat jelas dan tidak boleh dilanggar, merujuk pada Permen PUPR no. 4 tahun 2021 dan surat edaran Dirjen SDA No. 02/SE/D/2024 serta pada paving blok yang pecah atau patah agar diganti yang bagus supaya awet untuk petani.

“Aturannya sudah sangat jelas. Jangan sampai program untuk petani ini justru dimanfaatkan oknum dengan cara yang salah, khususnya di wilayah Kecamatan Pasir Sakti dan Kecamatan Labuhan Maringgai yang menjadi sorotan, ” Tegas Eko.

Eko menerangkan, prinsip utama P3-TGAI adalah wajib swakelola dan padat karya. Artinya, seluruh pekerjaan harus dilaksanakan sendiri oleh kelompok tani P3A dan dilarang keras dikontrakkan atau dipihak ketigakan kepada kontraktor luar.

Dananya pun ditransfer langsung dari Pemerintah ke rekening kelompok tani dan bebas dari pungutan apapun. “Kalau di lapangan ditemukan pekerjaan P3-TGAI yang dikerjakan oleh pemborong atau ada potongan-potongan dana, itu sudah menyalahi aturan, ” Tegasnya. (Tim)

Example 120x600
https://sigap86.id/dpc-kwri-kota-metro/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *