Sigap86.id | Muara Enim, 21 Agustus 2026 — Raut wajah ceria terpancar dari siswa-siswi di tiga sekolah dasar saat menyambut kedatangan tim Pertamina EP yang membawa layanan pemeriksaan kesehatan mata gratis. Sejak bel sekolah berbunyi, antusiasme anak-anak terlihat jelas, terlebih setelah mendapat kabar dari para guru bahwa mereka akan mengikuti pemeriksaan mata tanpa dipungut biaya.
Kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap di tiga lokasi, dimulai oleh Pertamina EP Pendopo pada 14 Agustus 2026 di SDN 33 Talang Ubi, Kabupaten PALI. Selanjutnya, Pertamina EP Prabumulih menyambangi SDN 9 Empat Petulai, Muara Enim, pada 19 Agustus 2026. Rangkaian kegiatan ditutup oleh Pertamina EP Adera di MI Nurul Ikhwan pada 20 Agustus 2026. Ketiga field tersebut merupakan bagian dari Pertamina Subholding Upstream Regional 1 Zona 4.
Suasana kelas pun berubah menjadi ruang pemeriksaan mata. Dengan pendampingan tenaga optometris, siswa satu per satu dipanggil untuk menjalani pemeriksaan menggunakan kartu Snellen. Mereka diminta membaca huruf-huruf dengan ukuran berbeda guna mendeteksi gangguan penglihatan seperti rabun jauh, rabun dekat, hingga kelainan refraksi lainnya.
Optometris tampak teliti mengganti lensa pada bingkai uji coba (trial frame) demi memastikan kondisi penglihatan masing-masing siswa. Di SDN 9 Empat Petulai Dangku saja, sebanyak 50 siswa mengikuti pemeriksaan kesehatan mata pada Rabu (19/8/2026).
Kepala SDN 9 Empat Petulai Dangku, Fitri, mengungkapkan bahwa selama ini proses belajar mengajar sering terkendala oleh siswa yang mengalami gangguan penglihatan. Banyak siswa mengeluhkan tidak dapat melihat tulisan di papan tulis dengan jelas.
“Sering ada yang bilang tidak bisa melihat papan tulis. Selama ini kami hanya bisa memindahkan posisi duduk mereka ke depan. Belum ada yang menggunakan kacamata karena mungkin orang tua belum terbiasa memeriksakan mata anak,” ujarnya.
Hasil pemeriksaan menunjukkan sebagian siswa mengalami rabun jauh dan membutuhkan kacamata. Pihak sekolah pun menyambut baik kegiatan ini karena memberikan solusi nyata terhadap kendala belajar yang selama ini dihadapi.
“Dengan adanya pemeriksaan ini, kami jadi mengetahui anak-anak yang membutuhkan bantuan penglihatan. Ini sangat membantu proses belajar mereka ke depan,” tambah Fitri.
Program ini merupakan bagian dari kegiatan SHU Eco-Vation Day bertajuk “Lensa Energi” yang digagas Pertamina Subholding Upstream (SHU). Secara keseluruhan, program ini menargetkan sekitar 2.250 siswa di wilayah operasi perusahaan untuk mendapatkan akses layanan kesehatan mata.
Di wilayah kerja Pertamina SHU Regional 1 Zona 4 sendiri, total sebanyak 140 siswa telah mengikuti pemeriksaan. Kegiatan ini difokuskan pada siswa kelas 5 dan 6 SD yang berada di lingkungan ring 1 perusahaan.
Pjs General Manager Pertamina SHU Regional 1 Zona 4, M. Luthfi Ferdiansyah, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekitar, khususnya di bidang kesehatan.
“Kami ingin kehadiran Pertamina dapat dirasakan sejak dini oleh anak-anak di sekitar wilayah operasi. Melalui Lensa Energi, kami berupaya meningkatkan kualitas kesehatan mata sekaligus mendukung proses belajar mereka,” ungkapnya.
Melalui program ini, Pertamina tidak hanya berperan sebagai perusahaan energi, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidup, terutama bagi generasi muda di daerah sekitar wilayah operasional. (Dedi H)
















