Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Lampung Timur

Sukses Budidaya Ikan Nila, Badarudin Diharapkan Jadi Inspirasi Purna PMI

51
×

Sukses Budidaya Ikan Nila, Badarudin Diharapkan Jadi Inspirasi Purna PMI

Sebarkan artikel ini

Sigap86.id | Sukadana Timur, Lampung Timur – Kisah sukses datang dari seorang purna Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Sukadana Timur, Lampung Timur. Badarudin, yang akrab disapa Ndaru, berhasil mengembangkan usaha budidaya ikan nila dan lele hingga menjadi pemasok bagi sejumlah rumah makan, restoran, hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tersebut.

Keberhasilan ini menarik perhatian Ketua Garda BMI Lampung Timur, Muhammad Amir, yang secara langsung mengunjungi lokasi kolam budidaya milik Ndaru pada Kamis (20/8/2026). Dalam kunjungannya, Amir melihat langsung aktivitas budidaya sekaligus kondisi ikan yang siap panen.

Example 300x600

Ndaru mengungkapkan bahwa dirinya telah menekuni usaha perikanan ini selama hampir tiga tahun. Berawal dari skala kecil, kini usahanya berkembang pesat dengan total 10 kolam, terdiri dari 7 kolam ikan nila dan 3 kolam ikan lele.

“Ada sekitar 28 ribu ekor ikan nila yang dipanen dalam usia sekitar 3,5 bulan, dan 59 ribu ekor lele yang dipanen pada usia 2,5 bulan,” jelas Ndaru saat ditemui di lokasi.

Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Amir turut mencoba memberi pakan ikan sekaligus meninjau langsung kualitas hasil budidaya. Ia mengaku terkesan dengan ukuran dan kualitas ikan yang dihasilkan.

“Ikannya besar-besar dan siap konsumsi. Teksturnya tebal, gemuk, dan tidak kalah dengan ikan yang dijual di pasar tradisional,” ujar Amir.

Ia juga memberikan apresiasi atas kerja keras dan keberhasilan Ndaru, serta berharap kisah ini dapat menjadi inspirasi bagi para purna PMI lainnya, khususnya di Lampung Timur, untuk memulai usaha produktif setelah kembali ke tanah air.

“Semoga ini bisa menjadi motivasi dan contoh nyata bahwa purna PMI juga mampu mandiri dan sukses melalui usaha di sektor lokal,” tambahnya.

Meski demikian, Ndaru mengungkapkan adanya kendala yang dihadapi, terutama saat musim kemarau. Ia menyebutkan bahwa penurunan debit air menjadi tantangan utama dalam menjaga kelangsungan budidaya ikan.

“Kami sangat berharap adanya bantuan dari pemerintah, khususnya untuk pembuatan sumur bor. Dengan begitu, usaha ini bisa terus berjalan dan berkembang meski di musim kemarau,” harap Ndaru.

Dengan semangat dan ketekunan, Ndaru membuktikan bahwa peluang usaha di sektor perikanan memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Kisahnya menjadi contoh nyata bahwa keberhasilan dapat diraih melalui kerja keras, inovasi, dan keberanian memulai usaha di kampung halaman. (Yusuf N)

Example 120x600
https://sigap86.id/dpc-kwri-kota-metro/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *