Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Lampung Timur

Gemati 2026 di Lampung Timur: Panggung Budaya, Ajang Kreativitas, dan Penggerak Ekonomi Desa

79
×

Gemati 2026 di Lampung Timur: Panggung Budaya, Ajang Kreativitas, dan Penggerak Ekonomi Desa

Sebarkan artikel ini

Sigap86.id | LAMPUNG TIMUR – Festival Gemati bertema “Budaya Kita, Identitas Kita, Masa Depan Kita” berlangsung meriah di Sanggar Gemati Wisata Budaya, Dusun Melati, Desa Banjarrejo, Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur, Minggu (2/8/2026). Kegiatan tahunan ini kembali menjadi ruang ekspresi sekaligus ajang pelestarian budaya lokal yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Beragam pertunjukan seni tradisional dan kolaboratif memukau pengunjung, mulai dari kuda lumping, gamolan pekhing, tari sigeh, pepacur Lampung, hingga wayang kulit yang dibawakan dalang cilik. Tidak hanya itu, penampilan kerawitan dan angklung band turut menambah semarak panggung budaya yang terbuka untuk umum tersebut. Di sisi lain, puluhan stan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyajikan aneka kuliner khas daerah, memperkuat nuansa kearifan lokal yang diusung festival ini.

Example 300x600

Camat Batanghari, Tammy Muhammad Saleh, menegaskan bahwa Festival Gemati merupakan agenda rutin yang telah masuk dalam kalender kegiatan daerah di Kabupaten Lampung Timur, khususnya di Desa Banjarrejo.

“Festival ini menjadi bagian dari kalender daerah dan merupakan wujud nyata pelestarian kearifan lokal masyarakat Banjarrejo,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut sebagai upaya menjaga warisan budaya sekaligus mendorong pengembangan potensi desa. Menurutnya, festival ini juga sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam menggerakkan ekonomi kreatif dan sektor pariwisata berbasis desa.

“Melalui kegiatan ini, desa didorong untuk menggali seluruh potensi yang dimiliki. Harapannya, ekonomi kreatif tumbuh dan pariwisata desa semakin berkembang,” tambahnya.

Tammy juga menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam melestarikan budaya. Ia mengapresiasi partisipasi anak-anak dari tingkat SD hingga SMA yang tampil dalam berbagai pertunjukan, termasuk dalang cilik yang menggunakan bahasa daerah Lampung sebagai bentuk akulturasi budaya.

“Keterlibatan anak-anak ini menjadi bagian dari pembinaan karakter agar mereka mencintai budaya sejak dini,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Kepala Desa Banjarrejo, Bambang Sutejo, menyebut Festival Gemati sebagai bukti komitmen pemerintah desa dalam menjaga dan mengembangkan kearifan budaya lokal.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Timur, Rustam Effendi, yang turut hadir dalam acara tersebut menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendampingi para penggiat budaya sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian warisan budaya.

“Festival ini bukan hanya hiburan, tetapi juga sarana pembentukan karakter bagi generasi muda agar tetap mencintai budaya daerah,” ujarnya.

Kegiatan yang digagas komunitas Gemati ini terus konsisten digelar setiap tahun dan menjadi salah satu agenda penting dalam kalender budaya daerah. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Raden Intan Lampung, Dedi Irwansyah, Wakil Rektor III Aria Septi Aggaira, serta Kepala BNNK Lampung Timur Maman Permana.

Dengan antusiasme masyarakat dan dukungan berbagai pihak, Festival Gemati diharapkan terus berkembang sebagai ikon budaya sekaligus motor penggerak ekonomi kreatif di wilayah pedesaan Lampung Timur.

(Yusuf N)

Example 120x600
https://sigap86.id/dpc-kwri-kota-metro/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *