Sigap86.id | MUARA ENIM — Perbaikan jembatan di Sungai Air Budaya, Desa Sumber Mulya, Kabupaten Muara Enim, hingga kini masih berlangsung dan belum dinyatakan selesai. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah desa yang terus berupaya melakukan perbaikan demi menjaga akses dan keselamatan masyarakat.
Kepala Desa Sumber Mulya, Mansur, mengungkapkan bahwa perbaikan jembatan tersebut dilakukan atas inisiatif dan kepedulian pemerintah desa terhadap kondisi infrastruktur yang digunakan masyarakat.
Namun, di tengah upaya perbaikan yang masih berjalan, muncul persoalan lain yang membuat pihak desa merasa kecewa. Sejumlah besi jembatan dilaporkan hilang akibat dugaan pencurian oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Mansur mengaku sangat menyayangkan kejadian tersebut. Menurutnya, ketika pemerintah desa sedang berupaya memperbaiki fasilitas umum, justru ada pihak yang diduga mengambil bagian dari konstruksi jembatan yang seharusnya dijaga bersama.
Meski demikian, Mansur bersyukur karena besi yang sempat hilang akhirnya berhasil ditemukan. Besi tersebut ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi jembatan.
“Ini patut kita syukuri karena besi yang hilang masih bisa ditemukan,” ujar Mansur.
Ia menjelaskan, untuk mengantisipasi kejadian serupa, pihaknya akan melakukan pengelasan ulang pada bagian pipa jembatan menggunakan kawat las sesuai standar. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat sambungan besi sekaligus meminimalkan risiko pencurian kembali.
Mansur menegaskan, perbaikan jembatan akan terus diupayakan agar fasilitas tersebut dapat kembali berfungsi dengan baik dan dimanfaatkan masyarakat secara aman.
Ia juga berharap masyarakat ikut menjaga fasilitas umum dan tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan kepentingan bersama.
Perbaikan jembatan Sungai Air Budaya ini menjadi pengingat bahwa pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur tidak hanya membutuhkan upaya pemerintah desa, tetapi juga dukungan serta kepedulian seluruh masyarakat. (Dedi H)
















